Pemerintah Perlu Menggenjot Pajak Demi Melunasi Hutang Negara

Pemerintah Perlu Menggenjot Pajak Demi Melunasi Hutang Negara

Pemerintah saat ini diminta untuk memberikan ide kreatif baru agar dapat menggenjot penerimaan pembayaran pajak demi membabat habis utang pemerintah yang jumlahnya tidak sedikit, sekitar Rp. 4.034.8 triliun/akhir Februari 2018. Jadi, salah hal itu adalah satu cara efektif dan satu-satunya untuk membantu membebaskan pemerintah dari kewajiban membayar utang negara di masa yang akan datang.

Sumber : Smconsult

Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance, Eko Listyanto mengungkapkan jika pajak adalah satu-satunya harapan untuk membebaskan negara dari hutang, dan lantaran menjadi mayoritas dari pendapatan negara pada APBN 2017 yang bila dihitung mencapai 80.6%.

Besarnya penerimaan pajak memang bergantung dengan factor Produk Domestik Bruto yang saat ini dihasilkan di Indonesia, contoh konkretnya adalah PPN yang mana sangat bergantung pada tingkat konsumsi yang menjadi indicator utama dari PDB, tidak sekedar itu saja, Pajak Penghasilan bergantung pada kontribusi sectoral yang sedang berjalan di Indonesia.

Sayangnya, pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 5.07% pada tahun lalu yang menyebabkan pertumbuhan pajaknya mencapai 4.6% saja dan di sisi lain pun, pertumbuhan hutang pemerintah mulai dari Februari 2018 berada di persentase 14.36%, berarti pemerintah perlu melakukan perbaikan pertumbuhan ekonomi supaya penerimaan pajaknya bisa lancar jadi hutang yang ada pun bisa segera dibayar lunas.

“Makanya beberapa pihak dari luar negeri itu memikirkan beberapa cara efektif untuk menarik pajak karena jika pajaknya naik sedikit lalu utangnya naik menjadi double digit, justru itu yang mengindikasikan apakah negeri ini bisa membayar kembali hutangnya atau tidak.” Pemerintah bisa saja terus berutang asal hasil dari utangnya bisa memberikan kontribusi yang produktif, sebab utang produktif dapat mendorong perbaikan dari pertumbuhan ekonomi, namun jika melihat kondisi yang tengah berlangsung saat ini, utang yang ada tidak memberikan banyak dorongan positif untuk pertumbuhan perekonomian.

Directur Riset Center of Reform On Economics, Mohammad Faisal berkata saat ini jarak di antara pertumbuhan pajak dengan pertumbuhan hutang semakin besar saja, maka dari itu supaya bisa membayar balik hutangnya, pemerintah perlu mengambil sikap dengan mencoba menambah penerimaan.

Read More

Kemajuan Yang Dicari Dari Teknologi TV 4K

Kemajuan Yang Dicari Dari Teknologi TV 4K

Kehadiran 4K masih menghadapi sejumlah keluhan konsumen. Tapi semakin banyaknya konten membuat keluhan akan segera berakhir. Apakah ini merupakan saat yang tepat untuk bergabung dalam dunia 4K Menurut kami memang begitu. Akan tetapi kami tidak mengatakan jika setiap orang saat ini sebaiknya bergegas membeli 4K TV, tapi untuk mereka-mereka yang ingin memanjakan mata dengan menikmati kesempatan yang ada, kini kesempatan itu telah hadir di depan mata. Sedikitpun tidak ragu kami mengatakan bahwa pasar kini dalam keadaan stabil dan terus berkembang.

Sumber : Akusewa

Belilah TV 4KHDR TV di tahun 2016 dan Anda tidak akan menyesal. Bukan saja karena Anda berada dalam posisi aman bergabung secara bersamaan dengan konsumen lainnya, tapi juga memiliki sejumlah alasan yang bisa dipertanggung jawabkan. Lima besar pabrikan TV Panasonic, LG, Samsung, Sony, dan Philips menawarkanperanti TV 4K, mulai dari model paling keren yang digadang-gadang sebagai produk unggulan gulan mereka, sampai ke peranti kelas menengah dan juga papan bawah. Anda tidak akan lagi tertarik untuk membeli sesuatu yang tidak spektakuler.

Harga menggoda Tentu saja ini bisa diterjemahkan sebagai sesuatu yang menggembirakan, karena belum pernah HDTV anyar ditawarkan dengan harga demikian terjangkau, tapi ada satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah keberadaannya untuk jangka panjang. Tidak ada keraguan sedikitpun 4K adalah tren yang semakin berkembang. Seperti biasa, pada awalnya harga selalu ditawarkan dengan harga tinggi, tapi kini menukik dengan tajam.

Hambatan yang paling sulit dihindari TV 4K adalah ketersediaan konten, tapi kini konten Ultra HD sudah dipelupuk mata…

• Selama bertahun-tahun kami terbatas hanya bisa melakukan streaming House of Cards Season 2 dari Netfl ix.

• Amazon ikut bergabung dengan menghadirkan banyak pertunjukan TV dan perpustakaan fi lm 4K yang terus berkembang.

• YouTube menawarkan banyak konten gratisan. Sejumlah fi lm format 4K nampak mempesona.

• Channel BT Sports Ultra HD menawarkan alasan meyakinkan untuk menayangkan 4K.

• Liputan ajang Euro 2016 masih dalam rumor

• Sky menegaskan mereka akan meluncurkan jasa pelayanan 4K sekitar pertengahan tahun ini.

Sebuah TV 4K 65in yang dirilis pada tahun 2014 dipatok dengan harga Rp80 juta, tapi 2015, TV 4K dengan ukuran layar sama bisa diperoleh dengan harga Rp51 juta. Selanjutnya Anda bisa memperoleh harga yang lebih murah melalui pendatang anyar seperti TV 4K Hisense (lihat ulasan kami). Bahkan ada TV 4K 55in ditawarkan hanya dengan harga Rp12 juta Sungguh sebuah tawaran yang sulit untuk ditolak.

Read More